oleh

Puisi | Tentang Ku

Oleh: Wanda Handayani, Mahasiswi Pendidikan Bahasa Inggris UINSU

Tambatan hati ku
Pernah suatu ketika hidupku dilanda sebuah fatamorgana
Berjalan lurus namun buntu akan tujuan
Lalu kau datang
Membenarkan setiap kelokan jalan
Hingga sampilah aku pada satu tujuan

Tambatan hati ku
Aku tak tahu pada siapa nantinya diri ini akan terjatuh
Namun izinkanlah aku bernaung dibawah lengan lembut mu
Berperaduan pada keelokan tuntunan mu
Agar kelak terdidik kesempurnaan seorang wanita
Yang mudah-mudahan dapat kau nikmati dari aku si gadis manja

Tambatan hati ku
Maafkan perihal kebengisan ku
Aku hanyalah gadis biasa yang tak luput dari keegoan cinta
Tak pantas rasanya hati ku termakan api cemburu
Atas mu yang selalu berlumpur dengan asmara

Tambatan hati ku
Bila memang takdir telah menuntut untuk bersama
Lantas untuk apa bibir saling mencerca
Bila memang bahagia dapat kita temui
Lantas untuk apa saling menyiksa diri

Tambatan hati ku
Semoga engkau pelindung yang dititipkan Tuhan
Perasaan yang telah bersemanyam dalam hati ku
Semoga menjadi kukuh bila dilengkapi akan hadirmu

Komentar

News Feed