oleh

Mahasiswa Aceh-Papua Memperingati Tragedi SP. KKA

Nanggroe.net, Lhokseumawe |Memperingati tragedi penembakan simpang KKA, Senin (3/5/2021), puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Mahasiswa Aceh – Papua (SMAP) kembali menggelar aksi untuk menolak lupa dan merawat ingatan.

Aksi di lakukan di depan taman riyadhah berlangsung pada pukul 16.00 WIB. Sampai menjelang berbuka puasa, sehingga menyita pengguna jalan dan mendapatkan pengamanan ketat dari pihak kepolisian.

Hafiz  mengatakan aksi ini untuk mengingatkan kembali akan kejahatan dan dosa besar warisan rezim terdahulu tragedi Simpang KKA dengan jumlah korban 46 warga sipil meninggal, 156 warga luka tembak dan 10 orang hilang dalam peristiwa itu.

Baca Juga:

Masyarakat Tanyakan Perkembangan Kasus Patok Siluman Ke Mapolres Aceh Utara

Hingga hari ini, dosa warisan tersebut tidak pernah di ungkap oleh negara dan tidak pernah ada pengadilan bagi para pelaku. Sampai rezim Jokowi Ma aruf amin saat ini belum ada keterbukaan para pelaku pelanggaran HAM. Ujarnya

Melalui rilis media. Tidak berhenti disitu , sampai hari ini pelanggaran HAM oleh negara masih terus berlanjut di antaranya kekerasan dan pembunuhan yang masih terus terjadi di Papua oleh TNI dan Brimob, dengan dalih menghentikan keinginan rakyat papua menentukan nasib sendiri, kata hafiz 

“Menyesalkan pernyataan pemerintah tumpas habis pasukan KKB dan mengklaim mereka teroris agar  ditinjau kembali jangan sampai masyarakat sipil yang kembali menjadi korban, karena hak hidup diatas segalanya,”tutupnya

Komentar

News Feed